|
Empat Jalan Kembali KepadaNya (2) |
|
Sunday, 13 July 2008 |
|
Sudah ada tulisan saya dengan judul yang sama, boleh di bilang ini adalah sambungannya: http://going-home.org/index.php?option=com_content&task=view&id=32&Itemid=34  Kalau lihat ilustrasi di atas (2D), mengingatkan kita akan piramida empat sisi (3D). Dari semua sisi kita bisa mencapai puncaknya, yang penulis coba deskripsikan / tambahkan adalah ilustrasi perbedaan “kondisi jalan” setiap sisi. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Empat Jalan Kembali KepadaNya (3) |
|
Saturday, 19 July 2008 |
|
Jadi sekali lagi ciri khas Jalan Manusia adalah mereka yang mengadopsi sisi keseimbangan (maskulin, proporsional, tidak berlebih-lebihan) dan pemaafan (feminin, ketidak seimbangan) sekaligus tanpa kontradiksi dengan sisi feminin, kecintaan tanpa pamrih lebih dominan sebagai penjelmaan “RahmatKu meliputi segala sesuatu”. Secara global kepercayaan ini sudah terbukti dengan kegigihan penduduk negara-negara sekutu melawan tentara negara-negara agresor di waktu Perang Dunia Kedua, lalu memaafkan penduduk negara-negara agresor tersebut di saat mereka mendapatkan kemenangan. Mirip sekali dengan kejadian Nabi Yusuf as memaafkan saudara-saudaranya dan Nabi Muhammad saw memaafkan penduduk Mekah. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Anak-anak Indigo dan Kristal |
|
Friday, 27 June 2008 |
|
(Sambungan: Zaman Baru, Ruh Isa dan Anak-Anak Indigo ) Tulisan terkait: Kiamat 2012? Bukannya sudah! Visi Pengembangan Holistik Mengenai Anak-anak Indigo dan Kristal pernah disinggung sekilas pada tulisan-tulisan yang lalu ( Indigo and Crystal Children ). Dalam tulisan ini akan dibahas lebih lanjut, mengingat pemberitaan dan tulisan mengenai anak-anak / sosok-sosok ini di berbagai media menjurus kepada ”pendewaan” atau seakan-akan mereka menjadi ”juru selamat dunia”, akan menjadi para hero (sosok yang lebih superior dari yang lain) yang diperlukan menyelamatkan dunia ini. Sisi yang ditonjolkan banyak media biasanya sisi superioritas, selain karena sisi sudut superioritas bisa menjual, karena hal ini pula yang menjadi dambaan banyak orang. Atau memang hanya sampai disinilah pengertian / apresiasi banyak orang. Sisi spiritualitas, oneness, tauhid, kebersamaan-kesetaraan yang dipancarkan energi cakra warna nila (indigo) yang seyogyanya dipancarkan oleh sosok-sosok ini agak luput dari pemberitaan / pembahasan. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 9 - 12 dari 12 |